Free Traffic (GRATIS) vs Paid Traffic (BAYAR), Mana Yang Lebih Bagus?

Faktanya 95% orang yang memiliki website pasti mempunyai masalah yang sama, yaitu pengunjung (traffic).  Terlebih jika website baru. Gak usah khawatir, saya juga pernah mengalaminya.

Traffic (pengunjung) menjadi “jantung” bagi Anda jika ingin berbisnis di internet. Sebagus apapun produknya, dan sebagus apapun website yang dibuat, jika tidak ada pengunjung, maka akan percuma. Betul kan?

Sebelum saya menjelaskan perbedaan dan kelebihan antara Paid Traffic dan Free Traffic, saya akan menjelaskan terlebih dahulu pengertian dasar yang perlu Anda pahami tentang jenis traffic seperti apa yang lebih baik untuk bisnis Anda.

Targetted Traffic vs Un-Targetted Traffic

Saya akan mulai dengan sebuah analogi sederhana…

Jika Anda mempunyai sebuah toko yang menjual handphone, tetapi toko Anda malah didatangi oleh orang-orang yang ingin mendapatkan diskon baju. Ya, mungkin karena orang-orang tersebut mendapatkan brosur diskon baju, tapi yang tercantum malah alamat toko handphone Anda.

Tidak akan ada gunanya kan jika toko Anda dikunjungi oleh orang-orang yang malah berniat mendapatkan diskon baju.

Hal mendasar yang perlu Anda pahami adalah tidak semua jenis Traffic/Pengunjung itu bernilai sama. Tujuan dari bisnis kita adalah bagaimana mendapatkan Targetted Traffic atau pengunjung yang sesuai dengan target Anda. Bukan Un-Targetted Traffic yang akan buang-buang waktu saja.

Lebih baik toko Anda didatangi sedikit orang tapi dengan niat untuk membeli handphone. Itulah kenapa kualitas lebih diutamakan dibandingkan dengan kuantiti/jumlah traffic.

Free Traffic vs Paid Traffic

jika Anda ditanya, lebih suka yang Gratis atau Bayar?

Saya yakin Anda pasti akan berteriak dengan keras “Saya suka GRATIS”.

free stuff

Gak salah kok, saya juga lebih suka dikasih kentang goreng gratis dibanding harus bayar lagi.

Tapi jika untuk mengembangkan dan membangun bisnis Anda di internet, Anda harus tau perbedaan antara free traffic dengan paid traffic agar Anda dapat mengambil keputusan yang tepat.

Kelemahan Free Traffic

Free Traffic jelas memiliki keunggulan utamanya yaitu “GRATIS” sehingga siapapun pasti lebih tertarik. Tetapi perlu Anda ketahui juga bahwa sumber dari Traffic Gratis juga memiliki kelemahan sebagai berikut :

  • Membutuhkan investasi waktu yang banyak.
  • Hasil yang ingin didapat tidak bisa instant atau cepat.
  • Kesulitan untuk scale-up atau melipat-gandakan jumlahnya.
  • Sedikit perubahan saja, dapat menghilangkan semua upaya yang telah dilakukan.

Free traffic umumnya lebih banyak bersumber dari mesin pencari seperti Google dan sosial media seperti Facebook.

Sebagai contoh jika di facebook,

Jika beberapa tahun lalu Anda pernah memposting link website Anda di facebook profile atau page Anda, maka semua followers dan teman yang Anda miliki pasti melihat postingan Anda tersebut, sehingga traffic yang datang bisa sangatlah banyak.

Tapi sekarang… disadari atau tidak oleh Anda, algoritma facebook sudah berubah. Sedikitnya  hanya 6% dari jumlah followers atau teman yang bisa melihat postingan Anda. Dan hal ini tidak bisa Anda bantah atau komplain. Emang facebook punya nenek moyang elu… ^_^

Kelebihan Paid Traffic

Jika Anda bertanya ke saya apa kelemahan dari paid traffic, ya Anda harus bayar untuk mendapatkan pengunjung.

Tapi bagi saya kelemahan tersebut bisa saya maklumi, karena dengan paid traffic saya bisa mendapatkan Targetted Traffic atau pengunjung yang sesuai dengan target saya.

Berikut kelebihan Paid Traffic yang menjadi kebalikan dari Free Traffic :

  • Tidak membutuhkan waktu yang banyak.
  • Hasil yang didapat instant dan cepat.
  • Mudah untuk di scale-up atau dilipat-gandakan dengan menambah biaya iklan.
  • Perubahan yang terjadi justru kebanyakan kearah yang lebih positif, dan umumnya dengan meningkatnya fitur-fitur beriklan.

Saat ini ada 2 sumber Paid Traffic yang populer di internet yaitu Google Ads dan Facebook Ads. Mereka adalah 2 raksasa yang mendominasi sumber pengunjung terbesar dari internet.

Dan sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa kedua perusahaan tersebut mendapakan penghasilan utamanya dari para pengiklan, sehingga mereka akan berlomba-lomba terus melakukan perubahan positif untuk membuat para pengiklan nyaman.

Kesimpulan

Dari penjelasan saya diatas, kini Anda sudah mengetahui perbedaan yang mencolok antara free traffc dengan paid traffic. Dan Anda sudah bisa mengambil kesimpulan sendiri, dan bisa menjadi pertimbangan dari keputusan Anda.

jika ingin bisnis Anda berkembang dengan cepat, saya sangat merekomendasikan Anda untuk mengalokasikan budget untuk paid traffic atau iklan berbayar.

Dalam berbisnis online saat ini, Anda harus bisa dengan cepat mendapatkan hasil jika tidak ingin kalah dengan kompetitor.

Lalu apakah lantas saya menolak free traffic atau pengunjung yang Gratis?

Tentu saja tidak, saya belum gila kok mau menolak yang gratisan ^_^

Tapi lebih ke mindset saya saja, jika saya dapat free traffic ya saya anggap itu sebagai BONUS.

Dan hal yang tidak kalah penting adalah, jika Anda ingin mulai menggunakan paid traffic atau iklan berbayar seperti facebook ads atau google ads, saya sarankan Anda harus belajar dari mentor yang sudah expert dibidangnya. Hal ini untuk meminimalisir kegagalan yang terjadi dan mendapatkan arahan dari mentor.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Jika Anda ingin bertanya, silahkan sampaikan dikolom komentar dibawah ini. Dan SHARE agar lebih bemanfaat lagi.

Share konten ini agar banyak orang mendapatkan manfaatnya. Cukup klik salah satu button dibawah ini 👇👇

Leave a Comment